AWAS KOMIK HOMO YANG BEREDAR
Komik tersebut diterbitkan oleh Elex Media, menyikapi hal ini Ketua Yayasan Anak Bangsa Mandiri dan Berdaya Fahira Fahmi Idris meminta penerbit buku Elex Media segera menarik buku bacaan anak-anak yang bertentangan dengan norma agama dan adat ketimuran karena membawa pesan yang mengkampanyekan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). “Pesan-pesan dalam buku tersebut tidak sesuai dengan sopan-santun serta adat ketimuran. Jadi sebaiknya ditarik dari peredaran, “ ujarnya, kemarin.
Menurut pengamatan putri sulung Menteri Tenaga Kerja Indonesia era Presiden B.J Habibie, Fahira Idris, komik ‘Why Puberty;Why Pubertas’ secara tidak langsung mengarahkan anak-anak menerima hubungan dengan kelamin yang sama. “Saya tidak membenci atau memusuhi LGBT tapi saya menolak propoganda LGBT,” katanya.
Tidak hanya mengamati dan memberkan komentar soal buku yang mengajak anak-anak menerima hubungan sejenis. Menurutnya hingga saat ini buku kontrofesi tersebut masih melihat buku tersebut masih berada di rak-rak toko buku Gramedia. “Hari ini di toko buku Gramedia masih beredar,” ungkapnya.
“Saya minta masyarakat mengawal proses penarikan, karena hari ini di toko buku Gramedia masih beredar,” paparnya.
Tidak hanya meminta masyarakat mengawal proses penarikan, dia secara pribadi juga akan menemui pemimpin penerbitan Elex Media guna menyatakan keberatannya atas beredarnya komik ‘Why Puberty’.
Fahira perpesan kepada orang tua dan guru di sekolah, sebab buku komik tersebut rencananya akan diedarkan di sekolah-sekolah.” Buku ini juga beredar disekolah, guru harus segera menarik dari perpustakaan dan orang tua harus jeli sebelum membelikan buku untuk anaknya,” harapnya.
Dengan kondisi seperti ini dia berjanji akan terus mengamati pergerakan LGBT karena lama kelamaan kampanye yang dilakukannya sangat masif”Saya akan mulai kampanye LGBT karena pergerakannya masif sekali, ada yang melalui buku-buku gratis, buku-buku diperjualkan maupun media,” paparnya.(BRH)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar